Misinformasi atau berita palsu mengenai cara-cara yang “tidak lazim” dalam menangani diabetes sering kali menargetkan mereka yang sedang mencari solusi praktis. Mulai dari penggunaan ramuan yang tidak teruji hingga metode detoksifikasi ekstrem, hoaks ini dapat membahayakan keselamatan jika diikuti tanpa pengawasan. Literasi kesehatan bukan hanya tentang membaca informasi, tetapi tentang kemampuan untuk mempertanyakan kredibilitas sumber informasi tersebut.
Mengapa metode yang tidak teruji klinis berbahaya? Karena sering kali metode tersebut menjanjikan hasil tanpa adanya data keamanan yang jelas. Bagi seseorang dengan diabetes, menghentikan rutinitas manajemen kesehatan yang sudah berjalan demi mencoba metode alternatif yang belum terbukti dapat menyebabkan fluktuasi glukosa yang berbahaya. Cara terbaik untuk melindungi diri dari informasi yang menyesatkan adalah dengan selalu merujuk pada panduan resmi dari institusi kesehatan terakreditasi dan memahami bahwa kesehatan metabolik memerlukan proses yang berkelanjutan, bukan sekadar jalan pintas yang tidak memiliki dasar ilmiah.